8Ags2018
Perisai Perlindunganku ialah Tuhan
Mazmur 27
Minggu ke-11 sesudah Pentakosta
Jika melihat kejahatan dalam dunia ini, mungkin saja seseorang berpikir bahwa dirinya selalu berada dalam ancaman. Sebab memang tidak ada tempat yang benar-benar aman di muka bumi ini. Jika kita bersembunyi di setiap sudut bumi sekali pun, maka bahaya juga akan mengintai di sana. Mungkin satu-satunya tempat teraman adalah berada di dunia orang mati. Tetapi, siapakah yang ingin segera ke sana? Dalam...
Irvin Tolanda
9Ags2018
Berdoa Sampai Sesuatu Terjadi
Mazmur 28
Minggu ke-11 sesudah Pentakosta
Sebagian orang mungkin pernah berpikir bahwa tidak ada gunanya berdoa. Sebab Allah sendiri tidak pernah menjawabnya. Meskipun dalam doa kita sudah meneteskan air mata, namun Allah tetap diam dan harapan kita pun pupus. Akhirnya kita tidak mampu lagi melihat masa depan. Mata kita tidak dapat lagi memandang kepada Allah. Mungkin pengalaman seperti ini bukanlah pengalaman kita saja. Rasanya ada begitu...
Irvin Tolanda
10Ags2018
Tuhan, Raja Semesta Alam
Mazmur 29
Minggu ke-11 sesudah Pentakosta
Ada lirik lagu yang berbunyi demikian: ”Bila kulihat bintang gemerlapan, dan bunyi guruh riuh kudengar. Ya Tuhanku tak putus aku heran, melihat ciptaan-Mu yang besar. Maka jiwaku pun memuji-Mu, sungguh besar Kau Allahku.” Lirik lagu ini menggambarkan kekaguman penulis kepada Allah ketika melihat karya ciptaan Tuhan. Ia begitu kagum akan kebesaran Tuhan sehingga tidak tahan untuk tidak memuji-Nya. Syair...
Irvin Tolanda
11Ags2018
Tuhan, Allah Penyembuhku
Mazmur 30
Minggu ke-11 sesudah Pentakosta
Saat masih kecil, hal yang paling menakutkan dan tidak mengenakkan saya adalah ketika jatuh sakit. Saat itu saya kehilangan semangat dan kebebasan karena harus terus-menerus berbaring di tempat tidur. Dalam Mazmur ini kita tahu bahwa Daud pernah mengalami penyakit berat yang hampir merenggut nyawanya. Tetapi di saat yang sama, Mazmur ini juga mengungkapkan rasa syukur Daud karena TUHAN telah menyembuhkannya....
Irvin Tolanda
12Ags2018
Berserahlah kepada Tuhan
Mazmur 31:1-9
Minggu ke-12 sesudah Pentakosta
Pada detik-detik terakhir hidup-Nya, Yesus berkata, ”Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Kalimat ini menjadi kata-kata terakhir Yesus setelah melewati jalan salib yang panjang. Apakah ini berarti bahwa Yesus tidak dapat berbuat apa-apa untuk melawan penderitaan yang dialami-Nya? Jawabannya tentu saja ”Tidak.” Apa yang Yesus katakan adalah bentuk penyerahan diri-Nya kepada Bapa. Sebab,...
Irvin Tolanda
13Ags2018
Tetap Percaya Walaupun Menderita
Mazmur 31:10-25
Minggu ke-12 sesudah Pentakosta
Dalam penderitaan ada banyak sekali godaan yang dapat membuat kita mengeluh, bersungut-sungut kepada Allah, menyerah, tidak mau memercayai Allah, atau meninggalkan iman kepada apa yang bukan Allah. Mazmur ini diawali dengan keluh kesah Raja Daud. Ia merasakan keadaan yang begitu sesak, sakit hati, jiwa, dan tubuhnya merana, serta sepanjang hidupnya hanya diselimuti oleh duka dan keluh kesah (10-11)....
Irvin Tolanda
14Ags2018
Nyamanlah Jiwaku
Mazmur 32
Minggu ke-12 sesudah Pentakosta
Apakah Anda pernah mengalami perasaan bersalah yang mendalam sehingga Anda tidak mampu lagi untuk menegakkan kepala? Jika Anda pernah mengalaminya, maka secara jujur saya pun pernah mengalaminya. Dan apakah yang Anda rasakan ketika dosa dan pelanggaran Anda diampuni? Ada satu masa di mana Daud berada di puncak kejayaannya, namun ia melakukan dosa yang keji. Ia telah berzina dengan istri Uria dan...
Irvin Tolanda
Scripture Union Indonesia © 2017.