22Ags1998
Rindu rumah Tuhan.
Mazmur 84

Mazmur ini dengan indah melukiskan cinta dan kerinduan berada di rumah Tuhan. Kerinduan itu bukan sekadar untuk mendengar pengkotbah, tetapi ingin dekat Tuhan sendiri, ingin ada bersama umat Tuhan memuji-muji Tuhan terus me-nerus (ayat 5). Kerinduan akan hadirat Tuhan itu digambarkan bagaikan burung menemukan sarangnya (ayat 3). Sekarang gereja memang diminati orang. Mengapa? Karena brosur, tempat,...

23Ags1998
Allah telah menyelamatkan.
Mazmur 85

Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya dari pembuangan. Keselamatan itu utuh dan total. Dosa diampuni, hak atas tanah dipulihkan (ayat 2-4). Masa lampau telah lalu, namun masa untuk memperbaiki akibat-akibat dosa yang menghancurkan itu kini terbentang menantang karya umat Allah. Desa dan kota yang tinggal puing-puing, tanah yang gersang tak siap untuk menghasilkan, kelumpuhan ekonomi; itulah yang kini...

24Ags1998
Aku sengsara miskin, namun Allah besar ajaib.
Mazmur 86

Tidak jelas penderitaan macam apa dan sebab apa konteks dari mazmur ini. Yang jelas di dalam jiwanya ia merasa sengsara dan miskin (ayat 4), memohon Allah membuatnya bersukacita kembali (ayat 4) dan mengampuni dia (ayat 5). Permohonan itu ditujukan kepada Tuhan yang dikenalnya (ayat 3), bukan kepada allah lain. Hubungan pemazmur dengan Tuhan sangat akrab dan mendalam. Dia memohon sepanjang hari,...

25Ags1998
Kota Sion, kota Allah.
Mazmur 87

Dengan penuh keyakinan dan keberanian pemazmur menyatakan bahwa Kota Sion adalah Kota Allah. Luar biasa! Padahal banyak kota yang bersejarah di Israel. Apa yang membuat kota Sion lebih unggul, lebih utama, lebih istimewa, lebih dicintai Tuhan? Karena Tuhan sendiri membangun, dan mendirikan-Nya (ayat 1). Kemuliaan Sion bukan dari dirinya sendiri, tetapi dari Tuhan Allah yang mencintai-Nya (ayat 3)....

26Ags1998
Dari dalam "dunia orang mati".
Mazmur 88

Ratapan yang dicurahkan pemazmur ini menunjukkan penderitaan berat tak bertara yang telah menekan jiwanya. Ia berseru-seru siang malam (ayat 2) namun sampai akhir mazmur ini tidak terlihat tanda bahwa Allah menjawab doanya. Penderitaannya saat itu bertambah berat tatkala ia merenungkan apa yang dibayangkannya apabila ia mati dan masuk ke dalam dunia orang mati (ayat 11-13).

Iman yang melihat...

27Ags1998
Sifat pujian kita serasikah dengan kasih setia Tuhan?
Mazmur 89:1-19

Biasa-nya puji syukur kita sangat tergantung pada kondisi kita. Pasang surut tak menetap. Tetapi kasih setia Tuhan kekal selama-lamanya (ayat 2). Dari sifat setia kekal itu keluarlah tindakan-tindakan Allah yang kokoh teguh terhadap umat-Nya bahkan sampai turun temurun (ayat 5). Demikian pun sifat Allah lainnya kekal tak berubah. Sebutlah kekuatan kuasa Allah (ayat 9). Semua kekuatan dahsyat dalam...

29Ags1998
Mengapa Allah membuang umat-Nya?
Mazmur 89:37-52

Tidaklah selalu mudah bagi kita untuk menyelusuri sebab akibat yang terjadi antara perikop terdahulu dengan perikop berikutnya. Bahkan sampai selesai pun ada hal-hal yang sukar kitab pahami. Untuk itu kita tetap mempunyai PR dari Tuhan (bdk. Ul.29:29). Tidak semua pertanyaan apa, mengapa, dlsb. dapat dijawab dengan jelas dan memberi kita inti permasalahannya. Pembaca harus masuk ke dalam peristiwa...

Scripture Union Indonesia © 2017. Design & Development by Aqua Genesis