Bukan masyarakat di balik pagar tinggi.

Matius 5:13-16
Minggu ke-1 sesudah Natal

Khotbah Yesus
tentang garam dan terang dunia pada intinya
menekankan bahwa Kristen tidak boleh hidup sebagai
'gated community' (masyarakat yang dipagari).
Kristen harus berbaur dengan masyarakat sebab
hanya Kristen yang dapat menjadi garam dan terang
dunia. Apa artinya?


Garam mempunyai beberapa manfaat: sebagai penyedap
masakan, sebagai pupuk, dan yang paling utama
sebagai pengawet makanan karena garam dapat
memperlambat pembusukan. Itulah gambaran tentang
peran Kristen dalam masyarakat. Kristen dipanggil
untuk menjadi disinfektan moral dalam dunia yang
standar moralnya sangat rendah, selalu berubah,
bahkan tidak ada sama sekali. Namun apakah Kristen
dapat kehilangan keefektifannya bagai garam
kehilangan asinnya? Sesungguhnya garam tidak dapat
kehilangan asinnya, namun garam zaman Yesus tidak
dihasilkan dari air laut yang diuapkan, namun dari
rawa-rawa, sehingga banyak mengandung kotoran.
Ketika garamnya larut, yang tertinggal hanyalah
kotoran. Jadi dengan ungkapan garam menjadi tawar,
Yesus ingin menegaskan bahwa Kristen dapat
berperan sebagai garam jika mereka tetap
mempertahankan norma-norma Kerajaan Allah di dalam
hidupnya, jika tidak ia hanya seperti kotoran sisa
garam.


Selain itu Kristen juga harus berperan sebagai terang
dunia. Dalam PL dan PB, terang hampir selalu
melambangkan kemurnian, kebenaran, wahyu, dan
kehadiran Allah. Hanya kehadiran Kristen yang
mampu melambangkan ketiga hal di atas dalam
masyarakat dan Kristen harus memancarkannya dimana
pun mereka berada (ayat 15). Bagaimana caranya?
Kristen harus memperlihatkan wujud perilaku apa
pun yang sesuai dengan kehendak Allah, walaupun
akibatnya mengundang penganiayaan atas dirinya
(ayat 10-12). Dengan cara itu masyarakat akan
disadarkan betapa berdosanya mereka.


Renungkan: Norma-norma kerajaan Allah yang diterapkan
dalam kehidupan warga-Nya akan menghasilkan saksi-
saksi yang berkuasa seperti Saudara. Garam
berfungsi mencegah kebusukan dan memperingatkan
Kristen untuk tidak berkompromi dengan dunia.
Sedangkan terang berfungsi untuk menerangi dunia
yang gelap dan memperingatkan Kristen untuk tidak
menarik diri dari dunia, sehingga dapat membawa
masyarakat kepada kemuliaan Bapa di surga.

Garam mempunyai beberapa manfaat: sebagai penyedap masakan, sebagai pupuk, dan yang paling utama sebagai pengawet makanan karena garam dapat memperlambat pembusukan. Itulah gambaran tentang peran Kristen dalam masyarakat. Kristen dipanggil untuk menjadi disinfektan moral dalam dunia yang standar moralnya sangat rendah, selalu berubah, bahkan tidak ada sama sekali. Namun apakah Kristen dapat kehilangan keefektifannya bagai garam kehilangan asinnya? Sesungguhnya garam tidak dapat kehilangan asinnya, namun garam zaman Yesus tidak dihasilkan dari air laut yang diuapkan, namun dari rawa-rawa, sehingga banyak mengandung kotoran. Ketika garamnya larut, yang tertinggal hanyalah kotoran. Jadi dengan ungkapan garam menjadi tawar, Yesus ingin menegaskan bahwa Kristen dapat berperan sebagai garam jika mereka tetap mempertahankan norma-norma Kerajaan Allah di dalam hidupnya, jika tidak ia hanya seperti kotoran sisa garam.

Selain itu Kristen juga harus berperan sebagai terang dunia. Dalam PL dan PB, terang hampir selalu melambangkan kemurnian, kebenaran, wahyu, dan kehadiran Allah. Hanya kehadiran Kristen yang mampu melambangkan ketiga hal di atas dalam masyarakat dan Kristen harus memancarkannya dimana pun mereka berada (ayat 15). Bagaimana caranya? Kristen harus memperlihatkan wujud perilaku apa pun yang sesuai dengan kehendak Allah, walaupun akibatnya mengundang penganiayaan atas dirinya (ayat 10-12). Dengan cara itu masyarakat akan disadarkan betapa berdosanya mereka.

Renungkan: Norma-norma kerajaan Allah yang diterapkan dalam kehidupan warga-Nya akan menghasilkan saksi- saksi yang berkuasa seperti Saudara. Garam berfungsi mencegah kebusukan dan memperingatkan Kristen untuk tidak berkompromi dengan dunia. Sedangkan terang berfungsi untuk menerangi dunia yang gelap dan memperingatkan Kristen untuk tidak menarik diri dari dunia, sehingga dapat membawa masyarakat kepada kemuliaan Bapa di surga.

", "http://www.su-indonesia.org/images/santapanHarian/1245-t.jpg", 520, 350)'>
Scripture Union Indonesia © 2017. Design & Development by Aqua Genesis